gallery/Congregation_of_the_Most_Holy_Redeemer

Redemptoris Indonesia

kongregasi sang penebus mahakudus - congregatio sanctissimi redemptoris
KOMUNITAS REDEMPTORIS
FLORES TIMUR

 

 

SEJARAH SINGKAT

  • Karya misi serikat di pulau Flores diawali dengan karya Misi Umat di wilayah Keuskupan Larantuka. Karya ini dilaksanakan untuk pertama kalinya di stasi Lewotala, Paroki Riangkamie, pada tahun 2000. Lewotala berjarak kurang lebih 13kilo meter dari kota Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur.
  • Pada tahun 2002, ada rencana untuk memulai pembentukan sebuah komunitas Redemptoris di pulau Flores dan direncanakan berlokasi di Keuskupan Larantuka. Oleh karena itu, pada tahun ini dimulai pembangunan sebuah rumah komunitas yang terletak di Dusun Waitiu, di wilayah stasi Lewotala.
  • Pada tahun 2003, stasi Lewota diresmikan menjadi Paroki oleh Uskup Larantuka dan dilayani oleh imam-imam Redemptoris. Sejak saat ini, karya misi serikat di pulau Flores bertambah dengan karya parokial selain karya misi umat yang tetap berjalan.
  • Pada tahun 2003, rumah komunitas selesai dibangun dan mulai ditempati. Oleh karenanya, komunitas Redemptoris secara resmi mulai ada di pulau Flores dengan nama Komunitas Redemptoris Flores Timur yang meliputi: Pulau Flores, Adonara, Solor dan Lembata. Pater Yulius Luli Tedemaking, CSsR ditunjuk oleh pimpinan serikat menjadi Superior Komunitas Flores Timur.
  • Tahun 2008, dilaksanakan misi umat di stasi Lamahora, Paroki Lewoleba di pulau Lembata. Ini merupakan misi umat pertama di luar kabupaten Flores Timur tetapi tetap dalam wilayah keuskupan Larantuka. Lamahora terletak kurang lebih 8 kilo meter dari Lewoleba, ibu kota kabupaten Lembata.
  • Tahun 2009, stasi Lamahora diresmikan menjadi paroki oleh Uskup Larantuka. Sama seperti paroki Lewotala, demikian juga paroki Lamahora dilayani oleh imam-imam Redemptoris. Maka, sejak tahun ini, Komunitas Redemptoris Flores Timur berkarya di dua paroki, yaitu: Paroki Lewotala dan Lamahora.
  • Sejak tahun 2010 sampai sekarang, dengan berbagai alasan, tidak ada lagi karya misi umat di Komunitas Redemptoris Flores Timur. Oleh karenanya, karya misi serikat hanya tinggal karya parokial.

 

 

KARYA KOMUNITAS

  • Komunitas Redemptoris Flores Timur saat ini berkarya di dua paroki, yaitu Paroki Santo Alfonsus de Liguori, Lewotala dan Paroki Santo Fransiskus Asisi, Lamahora. Keduanya terletak di kabupaten berbeda, kabupaten Flores Timur dan kabupaten Lembata dalam wilayah Keuskupan Larantuka. Selain melayani dua paroki tersebut, komunitas juga memberikan pelayanan-pelayanan lain, yaitu: Kursus Persiapan Perkawinan, retret dan rekoleksi, serta pelayanan penerimaan sakramen-sakramen Gereja. Palayanan-pelayanan lain ini tidak terbatas untuk umat di paroki-paroki yang dilayani oleh komunitas, tetapi juga umat beriman katolik yang berasal dari paroki-paroki lain dan bahkan dari luarkeuskupan Larantuka.

 

ANGGOTA

  • Anggota komunitas Redemptoris Flores Timur saat ini berjumlah 7 orang, 4 anggota sudah berkaul kekal dan 3 anggota lagi berkaul sementara. Ketujuh anggota komunitas ini adalah:

 

  • P. Maximus Woga, CSsR
    • Kaul pertama: 24 Juli 1995; tahbisan imam: 19 Juni 2002.
    • ​​​​​​​Tinggal di Rumah Komunitas di Waitiu Paroki Lewotala sebagai Superior Komunitas
  • P. Barnabas Bili Ngongo, CSsR
    • Kaul pertama: 28 Juni 1983; tahbisan imam: 22 Juni 1990
    • Tinggal di Paroki Lamahora sebagai Pastor Paroki Lamahora
  • P. Fransiskus Xaverius Bulu, CSsR
    • Kaul pertama: 17 Juli 1999; tahbisan imam: 8 Agustus 2006
    • Tinggal di Paroki Lewotala sebagai Pastor Paroki Lewotala
  • P. Matheus Tunu, CSsR
    • Kaul pertama: 11 Juli 2007; tahbisan imam: 30 Juni 2015
    • Tinggal di Paroki Lamahora sebagai Pastor rekan
  • Fr. Handrianus Eka Uma, CSsR
    • Kaul pertama: 24 Juni 2016
    • Tinggal di Paroki Lewotala menjalani masa Tahun Orientasi Pastoral
  • Fr. Falentinus F.V. Dimu, CSsR
    • Kaul pertama: 24 Juni 2016
    • Tinggal di Paroki Lamahora menjalani masa Tahun Orientasi Pastoral
  • Fr. Nopeanus Lalo, CSsR
    • Kaul pertama: 24 Juni 2016
    • Tinggal di Seminari Menengah Hokeng menjalani Tahun Orientasi Pastoral

​​​​​​​

ALAMAT

  • Dusun Waitiu, Desa Bantala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur – NTT. Rumah Komunitas Redemptoris Flores Timur Waitiu – Flores Timur